My Profile

Aris Priyatmono dilahirkan sebuah desa kecil yang penuh kedamaian dan persaudaraan di kabupaten Cilacap pada 09 April 1985 anak ke dua dari dua bersaudara. Selama ini pernah mengenyam beberapa disiplin ilmu, mulai Teknik Kimia, bahasa Arab dan bahasa Ingrris. Sekarang ini sedang berusaha belajar, beribadah, berdakwah dan berjuang di Pertamina-EP. Semoga apa yang dilakukannya bermanfaat buat dirinya, keluarga, saudara, bangsa dan negara indonesia di dunia dan akhirat.

Lewat blog ini anda bisa menikmati syair-syair hasil karyanya yang berusaha mengupas lika-liku kehidupan anak adam. Syair yang di tulis dari perenungan hati dan jiwanya yang senantiasa mencari kebenaran, hati yang selalu bergejolak, hati yang selalu haus akan ilmu dan cinta, cinta kepada Alloh Ta’ala dan kepada sesama manusia.

Al Quran dan As Sunnah yang shohihah dengan pemahaman salafus sholeh adalah jalan hidupnya. Karena Ilmu bukan dilihat dari banyaknya dia membaca, atau banyaknya dia menelaah atau banyaknya buku-buku yang dia miliki. Akan tetapi Ilmu adalah pemahaman yang benar.

Semoga lewat blog ini akan terjalin silaturohmi dengan umat-umat muslim di banyak tempat dan daerah. Sehingga ukhuwah islamiyah akan terjalin seiring mengalirnya ilmu, panjangnya umur kita dan rizki kita.

Wassalamualaykum wr.wb

Aris Priyatmono

Iklan

Responses

  1. Assalammualaikum. .akh fillah. .
    Ana dah buka blog akh. .
    Tp ga gtw jLZ coz ana
    buka ny
    via hp. .
    Akh. .
    Ana mendukung cita”akh
    m0ga ana jg bsa mcmkn dlm hti ana tUk snntiasa
    melangkh tUk kpentingan umat. .

  2. Assalamu’alaykum Wr. Wb.

    He he. Sip Akh Aris. Berjuang bareng-bareng. Salam Blogger!!

  3. Assalamu’alaikum,….

    Terima kasih atas undangannya Akh Aris.

    What a nice blog do you have!

    Salam ukhuwah

  4. Thanks Mss Ida, you are very kind and….

  5. Bismillahirrahmanirrahiem

    Salam kenal dan salam persahabatan.

    Saudaraku, perkembangan abad informasi merubah relasi dan komunikasi antar manusia yang awalnya alamiah dan face to face menjadi digitalistik. Tempat dan ruang digantikan oleh ruang vitual.

    Saudaraku, melalui komunikasi dunia maya ini, mari kita bangun budaya plural yang berbeda dalam sebuah wilayah yang sama: wilayah vitual. Mari kita buka keran-keran keterbukaan untuk pencerahan peradaban. Salam silaturahiem dari-ku; Silaturahiem intelektual, emosioanal dan spiritual.

  6. ==Bismillahirrahmanirrahiem.
    Salam ukhuwah kembali akhi fillah. Semoga kita senantiasa berada dalam hidayah-Nya. Saya sepakat bahwa sangat berbeda jauh antara Hak dan bathil, al-Haqqu Bayyinun wa al-Haramu wa al- Bayyinun. Hak dan Bathil sudah jelas batasnya dan sudah terang perbedaan garisnya.
    Saya juga sepakat, bahwa kita jangan merasa paling pandai, sementara lautan ilmu belum pernah ditelusuri dan samudra pemikiran tak kunjung terselami. Kita tentu ingat—sebagaimana tercatat dalam hadits imam al-Bukhori—peringatan Allah SWT kepada Nabi Musa alaihi al-salam, ketika bertanya, siapakah yang paling pandai di dunia ini. Dengan cepat tanggap Nabi Musa menjawab bahwa dirinya paling pandai. Lalu Allah SWT, menegur dengan cara memerintahkan Nabi Musa untuk belajar ilmu lagi kepada Nabi Khidir alaihi al-salam. Belum sampai Nabi Musa kepada ilmu Nabi khidir, Nabi Musa sudah tidak tahan dengan ilmu khuduri-nya Nabi khidir. Sang Nabi saja yang memperoleh ilmu dengan al-Kasf mendapat batasan ilmu, apalagi kita manusia biasa yang mencapai ilmu dengan al-kasb.
    Bukti dari kerendah-dirian kita dalam hal ilmu, maka kita harus banyak belajar dan menggali wawasan. Sekali saja kita merasa paling pandai, maka kita sudah berada dalam tahap kejumudan. Sekali saja kita merasa bahwa kita yang paling memahami arti hakiki dari Hak dan Bathil, maka kita sudah terjerembab kedalam jurang kesombongan. Sebagai contoh, kita semua yakin seyakin-yakinnya bahwa al-Quran itu suci. Saya juga yakin seyakin-yakinnya, bahwa siapapun yang meragukan kesucian al-Quran adalah sesat, se-sesat-sesatnya. Namun pemahaman manusia terhadap al-Quran tidak sesuci al-Quran (kecuali pemahaman Rasulullah SAW yang berada dalam naungan-Nya). Barang siapa yang menyucikan penafsiran manusia sebagai sesuatu yang final benar sebagaimana al-Qur’an itu sendiri, maka dia telah menduakan al-Quran. Barang siapa yang mengganggap final pemikiran seseorang, maka dia sudah jatuh ke dalam lembah ketaklidan.
    Syekh (untuk tidak menyebut mbah) Muhammad bin Abdul Wahhab sendiri mengutuk orang-orang yang taklid dan mendewakan ulama. Syekh Wahabi itu—sebagaimana termaktub dalam kitabnya al-Tauhid dan Ushul al-Tsalatsah—mengharamkan sikap mengikuti ulama tanpa berdasar ilmu. Firman Allah SWT dalam al-Qur’an, Wa Laa Tuqfu Ma Laisa Laka Bihi Ilmun, jangan engkau mengikuti sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang hal itu.
    Jadi, kita jangan merasa paling pandai dengan menyalahkan pemahaman orang lain (sebab itu adalah kejumudan), dan kita juga jangan menyucikan pemikiran seseorang hingga mendewakannya (sebab itu adalah ketaklidan)
    Atas nasihat akhi untuk menghormati ulama, saya ucapkan syukron katsiro. Sebab kewajiban kita sebagai sesama muslim adalah ”Tawashau Bi al-Haq Wa Tawashau Bi al-Shabr”. Sebutan Mbah untuk Syekh Muhammad bin Abdul wahhab, bukanlah niat saya untuk tidak menghormati beliau (apa bedanya ”Makna lafdzi” syekh bagi orang Arab dan Mbah bagi orang Indonesia, saya kira sama saja). Apalagi kitab-kitab beliau sudah saya baca dan saya pegangi sejak dulu di pesantren terutama tentang tauhid rububiyah, uluhiyah, mulkiyah dan asmaiyyah. Walaupun saya menghormati pendiri faham wahabi ini, bukan berarti saya menyucikan dan menganggap benar pemikirinnya. Bagi saya, yang paling Hak adalah al-Qur’an dan Sunnah al-Shohihah. Selain itu, meyimpan banyak kemungkinan salah, termasuk pemahaman semua orang terhadap al-Quran dan Sunnah al-shohihah itu. Dan itu juga yang didakwahkan Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab.
    Saya sangat senang dengan tegur sapa dari akhi, mudah-mudahan silaturrahiem diantara kita tetap berlanjut.
    Salam hangat, Yayan Sopyani al-Hadi==

  7. salam knl akh…

  8. Bismillahirrahahmanirrahien
    Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Kita selalu berdoa kepada Allah dalam setiap shalat, supaya dijauhkan dari kelompok ‘maghdub’ dan ‘dholin’. Semua ulama tafsir salaf sepakat makna maghdub adalah Yahudi dan dholin adalah Nasrani. Yahudi disebut magdub (yang dibenci) karena berilmu tanpa beramal, al-ilmu bi laa amalin. Dan nasrani disebut dholin karena beramal tanpa ilmu, al-amal bi laa ilmin. Orang yang berilmu tanpa amal sama buruknya dengan yang beramal tanpa ilmu. Saudaraku, masalah dialog kita bukan pada masalah ilmu dan amal ini. Dalam hal ini kita sepakat untuk terus meningkatkan ilmu dan amal. Seberapa banyak amal anda dan aku, hanya kita dan Allah SWT yang tahu. Jadi masalahnya bukan pada peningkatan ilmu dan banyak amal. Itu sudah selesi dan kita sepakat!!! Kata-kata anda, yang penting amal bukan sekedar banyak bacaan, kitab dan lain sebagainya, adalah kata-kata yang tidak ilmiah dan menghindar dari masalah yang sesungguhnya.

    Sekarang masalahnya seberapa besar amal kita berdasarkan ilmu atau tidak? Atau apa itu salaf al-sholih? Apakah kita harus menyucikan pemikiran mereka sebagai bentuk penghormatan? Lalu apakah betul pemikiran para imam madzhab sama dan tidak bertentangan sebagaimana yang anda katakan? Ini masalahnya.

    Apakah kita harus menghormati ulama? Kita sepakat harus menghormatinya. Tapi bagaimana bentuk penghormatannya ini yang berbeda. Santri di Indonesia, menghormati kyai-nya dengan mencium tangan. Kalau ada mencium tangan pada ulama Arab, anda akan dianggap sangat tidak sopan, karena anda menganggap dia berhala. Penghormatan terhadap ulama dan juga orang tua pada umumnya itu adalah nilai universal. Tapi bentuknya, itu sangat lokal dan tergantung daerah. Saya tidak tahu bagaimana cara anda menghormati Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab itu? Kalau saya, cara menghormati beliau dengan cara membaca kita-kitabnya, memahaminya dan kemudian melaksanakan ajarannya. Apa ajarannya? Beliau melarang kita menghormati ulama secara berlebihan kemudian menyucikan pemikirannya, sebagaimana sikap yang berlebihan orang-orang Yahudi pada rahib-rahibnya. Kalau kita menganggap pemikiran Syekh ini sudah pasti betulnya, justu kita tidak menghormati dan tidak melaksanakan ajarannya.

    Anda berkata, saya membaca tapi tidak memahami pemikiran-pemikiran Wahabi. Sedangkan anda belum membaca, bagaimana anada memahaminya dan bagaimana anda berkesimpulan bahwa orang lain tidak memahami bacaanya. Sekali lagi ini pernyataan yang kurang ilmiah.

    Lalu anda berkata, bahwa pemikiran Imam Abu Hanifah, Imam Sya’fi’i, Imam Ahmad, Imam Malik, Ibnu Taymiyyah, Ibnu Qayyim adalah sama dan tidak berbeda? Sebenarnya, karena ini pernyataan anda, andalah yang harus menunjukan bukti-bukti bahwa mereka tidak berbeda. Dalam kaidah Ushul al-Fiqh disebutkan Al-Itsbatu Yuthlabu Biha al-Dalil, Yang menetapkan perkara yang dimintai argumentasinya. Sedangkan anda hanya mengungkapkan pernyataan ini tanpa menyebutkan argumentasinya. Dalam ilmu manthiq, dalam hal ini anda juga mengalami intelectual culdesac. Anda mengalami kerancuan berpikir dengan menjustifakasi A dan B hanya untuk berimajinasi dalam alasan tanpa fakta-fakta yang diungkapkan.

    Karena anda tidak mengungkapkan fakta, saya kan mengungkapkan fakta bahwa para ulama-ulama madzhab yang tadi anda sebutkan itu, tidak sama dalam metode berpikir maupun hasil pemikirannya.

    Imam Abu Hanifah menulis kitab Fikh al-Akbar, Dalam kitab itu, beliau menulis tentang beberapa metodologi pengambilan hukum (istibath al-ahkam) diantaranya dengan metode Istihsan. Lalu apakah Imam Syafi’i mengikuti pemikiran Imam Abu Hanifah? Tidak, bahkan beliau berkata kasar pada Imam Abu Hanifah, ‘Man Istahsana Fa Qad Syara’a (kalau anda memahami ilmu Bahasa Arab dan uslubnya pasti anda tahu makna terdalam ungkapan ini). Lalu ketika Imam Syaif’i menawarkan metode Qiyas dalam pengambilan hukum Islam sebagaimana dipaparkan dalam al-Um dan al-Risalah, apakah semua ulama salaf sepakat? Tidak, Imam Ibnu Hazm al-Dhahiri menulis kitab khusus untuk menolak semua pemikiran Imam Syafi’i dalam kaitannya dengan Qiyas, yaitu kitab Ibthal al-Qiyas. Kata-kata Ibnu Hazm sangat kasar dengan mengatakan; Orang yang pertama menggunakan qiyas adalah iblis ketika diperintah sujud pada adam, dan iblis mengatakan, saya terbuat dari api sedangkan adam dari tanah’.

    Zaman sekarang, apakah yang mengaku salaf ini Sama? tidak sama sekali. Mungkin nanti kita bisa berdialog, bagaimana pertentangan yang sangat panas antara Syekh Shalih fauzan, Syekh Muqbil, Syekh Utsaimin, Syek Yusuf al-Qaradhawi dan Syek Nashirudin al-Bani. Mudah-mudahan anda bisa mengakses kitab-kita mereka kalau anda sudah akrab dengan nama-nama diatas. Kalau belum, silahkan anda mengakrabi nama-nama dan karya-karyanya.

    Sebagai gambaran, Syekh Muhammad al-Ghozali (mantan Rektor al-Azhar dan mantan seorang ikhwan), pernah menulis buku, al-Sunnah al-Nabawiyyah Baina Ahl al-Hadits dan Ahl al-Fiqh. Kalau anda membaca kitab ini, mungkin anda heran bagaimana pertentangan diantara ulama itu ada. Saya hanya heran, Grand syekh al-Azhar saja mengakui perbedaan itu, kenapa anda dengan yakin mengatakan tidak ada perbedaan diantara ulama-ulama madzhab. Atau silahkan anda buka kitab Ibnu Rusyd, al-Bidayat al-Mujtahid Wa al-Nihayat al-Muqtashid.

    Terakhir, walau berbeda dan tidak sama, mari kita buka keran-keran dialog yang mencerahkan dan dalam kerangka saling menghormtai..

    Semoga silaturrahiem kita terus berjalan

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Salam hormat, YSH

  9. : Kang Yayan #

    assalamu’ alaikum Wr. Wb
    saya sangat setuju dengan pemahaan salaf kang Yayan (maaf klo komentar saya tidak mengena at all) tp heran jg banyak orng yg mengaku salaf, kok terkadang jauh sekali dengan apa yang dilakukan para salafush shalih terdahulu yah? baik cara mereka berdakwah, bermuamalah dengan sesama muslim, membantah, berdialog dll. malah kadang sesama orng yg ngaku salaf saling bermusuhan ga akur. wah repot!!! coba kita berkaca pada salafunal ummah ash shalih yg sebenarnya, (generasi sahabat, tabiin dan tabiut tabiin) serta para ulama’ salaf, Imam empat, Ibnu Taimiyah, Ibnu Qoyyim, Muhammad bin Abdul Wahhab, ibnu Hajar dan Ibnu Katsir, bagaimana mereka berdakwah dan bermuamalah. terus bandingkan dengan kita2 atau siapa saja yang mengaku salafi, udah pas belum? saya ingin tahu sebenarnya apa sih itu salafi? ia sebuah komunitas ataukah manhaj? kalau itu sebuah manhaj, berarti siapa saja bisa disebut salafi -asal bermanhaj salaf- walaupun tdk hrs kumpul dg komunitas orang yg mengaku salafi, begitupun sebaliknya, orang yg mengaku salafi -tp tdk sesuai manhaj salaf- berarti ia bukan pengikut salaf.

    salam hangat

  10. Bismillah,
    Wa’alaikumsallam wr wb
    Salaf adalah manhaj/cara beragama seperti yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW, para sahabat, Tabi’in dan Tabiut Ta’biin.Manhaj Salaf adalah HAK/Kebenarannya mutlak harus kita yakini, sedangkan orang/person yang mengaku bermanhaj salaf tidak serta merta kita jadikan patokan bahwa seperti itulah manhaj salaf. Saudaraku bisa membaca kitab-kitab para ulama yang menjelaskan manhaj salaf ini. seperti kitab Tasfiyah wa Tarbiyah karya Syaikh Salim Ied Al Hilaly atau kitab-kitab lain,yang insyaAlloh sudah banyak tersebar di Indonesia. Sebagaimana kita menyakini kemuliaan para sahabat nabi,tapi apakah para sahabat terbebas dari kesalahan dan dosa?Tentunya tidak,karena banyak sahabat yang melakukan kesalahan dan dosa di jaman Rosullulloh sendiri. Akan tetapi kita diwajibkan untuk menghormati dan memuliakan mereka, karena mereka telah dijamin oleh Alloh Ta’ala dan RosulNYA.
    Sebagai referensi tentang bagaimana manhaj salaf, saudaraku bisa membaca buku2 terbitan penerbit salaf atau majalah seperti AS SUNNAH, AL FURQON, EL FATA, AS SYARIAH, QIBLATI, NIKAH, MAWADDAH atau website muslim.or.id atau muslimah.ir.id.
    Waalaikum sallam wr wb.
    Salam ukhuwah selalu

  11. Assaalamu’alaikum, KEEP WRITING and KEEP ISTIQOMAH…

  12. Assalamu’alaikum
    Maaf baru kirim komentar sekarang.

    Semoga kesuksesan (fi dunya wal akhirah) senantiasa bersama kita sekeluarga…

    Saatnya mewujudkan SANMIRJA EMPIRE…
    Untuk memberikan kontribusi yang terbaik kepada bangsa dan umat ini.
    Heheheh

    Salam
    ur brother

  13. wah, syairnya keren2 kang, sampean sastrawan ya? salam ukhuwah…semoga kita semua termasuk orang yang di diridhai Allah. benar2 bermanhaj salaf, bukan sekedar pengakuan. Islam adalah rahmat bagi semua, Islam itu Indah.
    senyumlah kpd sesama muslim dari pada mencibirnya, peluklah kaum lemah dari pada memukulnya, berdakwah dengan bijak, nasihat yang baik dan lemah lembut dalam berdialog adalah kunci kesuksesan sebagai mana yg di contohkan Rasulullah SAW.

  14. Bismillahirrohmanirrohim

    Assalamualaykum……..

    Alhamdulillah ana bisa temukan blog antum, jika diijinkan bolehkah ana bertanya siapakah bidadari yang antum tulis di blog dan friendster antum???
    jika itu ukhti yang di Bandung,ana hanya pesan : dia adalah amanah terindah antum sudah lebih tau harus bagaimana, jika bukan , percayakan amanah itu pada ana.
    ana tunggu jawaban dari antum.
    Jazakallohu khoir………

    Wasalamualaykum……..

  15. Bismillah
    Assalamualaykum….
    Alhamdulillah ana bi khoir,

    BANGKIT DARI KEKALAHAN

    Dalam perjalanan hidup manusia tak akan pernah luput dari kekalahan dan kemenangan. Kekalahan kemenangan ini jangan hanya diartikan sempit terjadi dalam suatu kompetisi atau pertandingan saja, tetapi banyak hal di dalam kehidupan ini dapat diartikan sebagai kekalahan dan kemenangan diri.

    Saat kita berhasil lulus kuliah dengan nilai yang baik, kita akan sangat merasa bahagia karena kita pasti akan merasa waktu 4 tahun belajar tidak sia-sia belaka, kita berhasil, kita menang melawan nafsu-nafsu untuk akhirnya mendapatkan nilai yang bagus. Kemenangan diri bisa diartikan kesukseksan yang bisa kita capai.

    Lawan dari kemenangan, adalah hal yang terkadang sulit kita terima, yaitu kekalahan. Kekalahan sangat menyakitkan apabila kita sangat berharap dan tidak mendapatkannya, terlebih bila tidak disertai perasaan untuk menerima kekalahan tersebut.

    Banyak orang merasa gagal dan tidak memiliki semangat hidup lagi saat menerima kekalahan tersebut. Bahkan terkadang kekalahan ini membawa emosi jiwa yang berlarut-larut dan akhirnya membawa kita dalam keadaan depresi dan merasa sangat tidak berguna.

    Frustasi karena putus cinta juga merupakan suatu kekalahan diri, apabila kita tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Kita berharap suatu keadaan bahagia bersama pasangan, kita menerima perasaan cinta pasangan kita, dan suatu hari kita harus sadar kita sudah tidak bersama dia, bahwa dia bukan jodoh kita. Rasanya kenyataan ini begitu pahit, kita tidak bisa menerima kenyataan, dan kita terus dihantui rasa sedih. Bukankan ini berarti kita kalah untuk melawan rasa frustasi tersebut, apabila dibiarkan berlarut-larut?

    Dalam kekalahan, bukan selalu berarti kita kalah, kita masih bisa memang, kita masih bisa mencapai keadaan yang kita harapkan, tetapi hal utama bangkit dari kekalahan adalah tekad dan kemauan dalam diri kita, dan juga kerelaan menerima kenyataan bahwa yang kita harapkan tidak selamanya bisa menjadi kenyataan. Inilah dinamika kehidupan. Inilah perjalanan hidup manusia, dimana terkadang kekalahan itu juga memiliki makna yang dalam. Dengan kekalahan, kita diterpa untuk berusaha. Dengan kekalahan, kita dipaksa untuk membuka mata kita terhadap kemenangan orang. Dengan kekalahan, kita belajar untuk menerima dan bersikap rendah hati Dengan kekalahan, kita diharapkan bangkit. Dengan kekalahan, kita bisa menatap hal-hal indah di sekitar kita.

    Hidup ini begitu indah, banyak waktu yang terbuang apabila hanya kekalahan dan kegagalan saja yang dipikirkan. Banyak hal dalam hidup ini yang masih bisa kita capai. Mentari yang akan datang, pasti akan bersinar lebih indah bila kita tatap dengan semangat baru untuk bangkit dari kekalahan ini.

    Wassalamualaykum…..

  16. Bismillah
    Wa’alaykum sallam
    Jazakalloh khoiron katsiron telah mampir ke blog ana
    Kaifa haluka???
    Semoga Rahmat Alloh Ta’ala senantiasa bersamamu sahabatku dan saudaraku.
    Lama ya kita tak berjumpa, semoga kita senantiasa berada di atas Hidayah Islam dan Sunnah.
    Semoga majlis-majlis ta’lim masih menjadi tempat peristirahatanmu
    Semoga semangatmu menuntut ilmu masih sekuat dahulu
    Semoga kebahagiaan senantiasa bersamamu, karena hakekat kehidupan akan terasa ketika kita belajar dan mengamalkan islam dalam kehidupan ini
    Hidup cuman sebentar, doakanlah saudaramu ini untuk bisa istiqomah selalu.
    Saudaraku……………..
    Benar,beliaulah bidadari itu…………
    Hingga ku selalu memanggilnya sang bidadari
    Karena akhlaknya yang mulia
    Karena amalnya yang mulia
    Sungguh-sungguh ku sangat beruntung mengenalnya
    Dan ku takkan melepasnya
    Beliau adalah perhiasan terindah di dunia ini
    Afwan jiddan……………
    Ana minta antum melupakannya
    Karena sekarang ada yang membutuhkan pikiran
    Kasih sayang dan cinta antum
    Yaitu Isteri dan anak-anak antum kelak
    Jagalah isteri antum itu sekarang
    Karena itu amanah yang harus antum pegang.
    Salam Ukhuwah…………

    Sahabatmu

    Aris P

  17. Bismillah,
    Wa’alaykumsallam
    Alhamdulillah semoga kebaikan selalu bersamamu..
    Tulisan yang begitu indah, tentang arti kemenangan dan kekalahan.
    Tentang cinta dan rasa memiliki.
    Jazakalloh khoiron atas ilmu yang diberikan.
    Cinta yang tertinggi adalah cinta karena dan kepada Alloh Ta’ala.
    Cinta yang sebenarnya adalah ketika kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang yang kita cintai. Walau mungkin orang yang kita cintai tidak mencintai kita. Tapi kita mampu merasakan bahwa dia merasakan kebahagiaan walau mungkin harus bersama orang lain yang dicintainya.
    Karena cinta tak berarti harus memiliki!!!
    Cinta kita yang sebenarnya adalah ketika cinta ini bisa dan mampu meningkatkan kecintaan kita kepada Alloh Ta’ala. Semakin taat kepada Alloh Ta’ala, semakin dekat dengan-NYA, semakin takut karena-NYA dan semakin berharap kepada-NYA.
    Memaknai cinta secara luas adalah suatu sikap yang sangat bijak,
    Karena cinta tak sekedar hawa nafsu
    Karena cinta tak sekedar rasa memiliki.
    Cinta juga bukan sekedar rasa suka..
    Akan tetapi cinta adalah ketika kita mampu untuk semakin menjadi hamba Alloh yang bertakwa,
    Walau diri akui banyak kekurangan dan kelemahan, banyak khilaf dan dosa. Akan tetapi, tekad dan kemauan yang kuat untuk menjadi hamba-hamba Alloh pilihan itulah jalan hidup ini. Tentunya dengan banyak belajar menuntut ilmu agama.
    Tentang arti kemenangan dan kekalahan……….
    Sebenarnya tidak akan pernah ada kekalahan bagi seorang muslim.
    Jika mendapatkan kenikmatan maka dia semakin bersyukur…..
    Jika mendapatkan musibah maka dia intropeksi diri dan mengembalikan kepada Alloh Ta’ala dengan penuh keikhlasan.
    Saudaraku………
    Begitu banyak nikmat Aloh Ta’ala yang telah kita rasakan
    Tapi kadang kita lupa dan bahkan terlalu sering melupakannya..
    Kita kadang menyesali sesuatu yang kita harapkan, akan tetapi tidak kita dapatkan.
    Sedangkan kita melupakan nikmat-nikmat yang begitu banyak..
    Alhamdulillah jika kita masih bisa memaknai semua ketetapan yang Alloh berikan.
    Karena kita harus selalu mengingat akan tujuan hidup kita
    Karena kita harus selalu mengingat siapa kita ini.
    Akankah kita korbankan hati dan pikiran kita hanya untuk mahluk NYA
    Sementara yang seharusnya kita ingat dan
    Seharusnya kita dekati
    Seharusnya kita Cintai
    Adalah ALLOH TA”ALA.
    Afwan jiddan jika ada kata-kata yang kurang berkenan
    Jika ada yang salah mohon diluruskan, afwan atas segala kekurangan.

    Doaku selalu untukmu
    Semoga senantiasa istiqomah diatas AL HAK, ISLAM DAN SUNNAH

    ARIS PRIYATMONO

  18. Assalamu’alaykum Wr. Wb.
    salam kenal kunjungan balik 🙂

  19. assalamu’alaykum ..
    kunjungan balik nih…
    trimakasih..

  20. assalamualaikum.. salam kenal. terima kasih sudah berkunjung ^^

  21. Terima kasih dah mampir, salam ukhuwah juga. Blog yang bagus nih

  22. Assalamu’alaikum ….salam ukhuwah, terima kasih telah berkunjung ke blog kami. Terus berjuang dalam kebenaran dan tetap Istiqomah. Semoga Alloh secepatnya memberikan jodoh yang baik untukmu. Siapkan bekal tuk memasuki gerbang rumah tangga, karena baik buruknya rumah tanggamu kelak menjadi tanggungjawabmu. Silahkan berkunjung ke http://keluargasakinahh.blogspot.com

  23. assalamu’alaikum

    kaka’ kelas?
    SMp ya?

    salam ukhuwah

  24. Bismillah
    Wa’alykum sallam
    Iya…kaka’ kelas SMP
    Adik kels ??
    SMP??
    He…ga seru pertanyaannya!
    Salam ukhuwah juga!

  25. Salam Ukhuwah, mampir di blog Ana yah…

  26. Assalamu’alaikum
    Salam kenal.., Baca juga artikel artikel Islam Bermutu. BERKUNJUNG KESINI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: