Oleh: alislami | Mei 28, 2010

Pelajaran Indah Dari Anakku

Tiga bulan sudah anakku usianya, semakin lucu dan menyenangkan hati. Di usianya yang ketiga, anakku mulai belajar membalikkan badan serta mengangkat kepalanya. Sesekali aku bantu, karena aku kasihan dia menangis tak mampu membalikkan badannya. Setiap hari kubersamanya, bercanda dan merawatnya. Hingga suatu sore itu, ketika aku sedang bercanda dengannya, sedangkan dia mulai belajar membalikkan badan, ternyata ada sebuah pelajaran berharga yang patut kita renungkan bersama.
Subhanalloh, ternyata kehidupan ini tidak semudah yang ku kira. Ternyata kehidupan ini dimulai dari sebuah pembelajaran. Ketika kita kecil kita mulai belajar membalikkan badan kita, mengangkat kepala, merangkak, berdiri dan berjalan. Kita hidup didunia ini tidaklah langsung bisa berlari dan bekerja mencari rizki. Akantetapi semua itu membutuhkan pembelajaran secara bertahap. Dan semua itu tak lepas dari apa yang telah orangtua ajarkan kepada kita.
Orangtua lah yang telah mengajarkan itu semua kepada kita, sejak kita masih kecil orang tua yang menyusui dan memberi makan kita, mengajarkan kita berjalan, berbicara dan mengajarkan kita agar menjadi manusia seutuhnya. Orangtua tak kenal lelah dan capek merawat kita, setiap malam selalu menjaga kita sewaktu kecil dan membawa kita ke rumah sakit ketika kita sakit.
Akantetapi, semua itu terlupakan ketika kita menginjak dewasa, bahkan kadang sebagian malah merasa orangtua telah mengekang kebebasannya. Pergi semaunya tanpa izin, tidak pulang tanpa sebab, menuntut sesuatu yang diluar kemampuan orang tua dan bahkan ada yang samapai menyakiti orangtuanya sendiri.
Sungguh tragis memang, orang yang telah mengajarkan kehidupan kepada kita di akhir hidupnya terasa seperti orang lain bagi anaknya. Menelpon pun jarang walau hanya untuk menanyakan kabarnya, apalagi memberikan sesuatu yang menjadi kesukaanya.
Sungguh benar sabda Rosululloh SAW bahwa “surga ada ditelapak kaki ibu dan durhaka kepada orangtua merupakan sebuah dosa besar”.
Ya Alloh, maafkanlah hambamu ini yang selama ini telah melalaikan firman-firmanmu, sungguh benar firman-firmanmu dan Engkau selalu tunjukkan kebesaran-kebesaran-Mu di hadapan hamba-hamba-Mu. Semoga sedikit tulisan ini bisa membuka kembali mata hati kita untuk semakin berbakti kepada orangtua kita. Bagi kita yang orangtuanya masih hidup mari kita tunjukkan bakti kita kepadanya serta mendoakannya selalu setiap saat. Sementara apabila orangtua kita sudah dipanggil oleh Alloh Ta’ala, mari kita doakan selalu karena doa anak sholeh akan terus mengalir pahalanya. Dan sebagai penutup ada sebuah nasehat agung dari Rosululloh SAW yang bunyinya kurang lebih ”Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang merugi, yaitu orang-orang yang ketika orangtuanya masih hidup didunia akantetapi dia tidak bisa mengambil kebaikan darinya”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: