Oleh: alislami | Mei 28, 2010

Hikmah Dibalik Musibah

Pagi tadi jam 05.15 WIB tanggal 7 April 2010 Gempa kembali mengguncang bumi Sumatera. Getarannya begitu kuat terasa di Sumatera bagian utara, Aceh, Medan dan Pangkalan Susu tepatnya. Tatkala adzan subuh baru berkumandang dan sebagian besar manusia masih tertidur dari tidurnya. Mengerikan sekali ketika bumi yang kita pijak bergoyang, ketika rumah dan segala isinya bergoyang. Terbayang ketika dinding tembok rumah kita hancur dan retak. Terbayang ketika atap rumah kita roboh menimpa. Na’udzubillah…
Sungguh sebuah bayang-bayang ketakutan yang menimpa setiap hati manusia. Entah dia seorang muslim, entah dia seorang nasrani, yahudi, konghucu maupun yang tak bergama sekalipun akan merasakan hal yang sama. Semua takut kematian, semua takut ketika ajal menjemput secara tiba-tiba. Karena semua merasa bahwa dirinya belum pantas bertemu sang Kholik. Karena semua merasa jauh dari Alloh Ta’ala, penuh dosa dan kemaksiatan.
Setiap peristiwa musibah yang kita lihat bahkan kita saksikan langsung harusnya menjadi cambuk bagi kita untuk kembali mengingat siapa jati diri kita. Seharusnya menjadi pintu taubat bagi kita untuk kembali mendekatkan diri kepada Alloh Ta’ala. Karena kita akan merasa begitu kecil di hadapan-NYA. Kesombongan yang selama ini kita bangga-banggakan tak ada artinya sama sekali dihadapan-NYA. Begitu mudahnya Alloh Ta’ala memusnahkan mahluk ciptaan-NYA.
Sebuah nasihat berharga yang pernah saya baca”Berdoalah agar kita bias mengambil ibrah/pelajaran dari setiap keburukan atau musibah yang menimpa orang lain dan berdoalah agar keburukan itu tidak menimpa kita dan orang lain yang mengambil pelajaran dari diri kita.”
Alhamdulillah nafas masih terhembus, denyut nadi masih berdetak. Bertobatlah dan segerlah memperbaiki diri kita. Ketika kita malas ke mulai malas ke Masjid, ketika kita mulai malas membaca Al Qur’an, ketika kita mulai lalai untuk berinfaq dan shodaqoh. Maka kembalilah kepada jalan yang lurus, hati yang bersih dan suci. Karena setiap manusia meyakini bahwa dia memiliki Rabb yaitu Alloh Ta’ala akan tetapi kebanyakan manusia mengingkari bahwa hanya Alloh Ta’ala yang berhak untuk di sembah dan diibadahi secara benar.

Iklan

Responses

  1. Ris, kena gempa ya kemaren, rusak gak komplek pangkalan susu?
    Ayo lah diupdate lagi blognya, udah kala jauh tuh sama blog saya hehe..

  2. Iya cas, alhamdulillah gak apa-apa, iya nih harus rajin lagi menulis………….

  3. Mana tulisannya Ris… kayaknya sibuk banget nih ngurusin peningkatan produksi pangkalan susu, sampe gak sempet nulis di blog.. atau si kecil udah mulai bandel kali ya, gak mau liat bapaknya mainan blog? hehe….

  4. iya cas, belum sempet nih, sibuk main sama anak…lagi lucu-lucunya, gimana nih dah isi belum?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: