Oleh: alislami | April 23, 2009

Maafkanku Yang Telah Membuatmu Menangis

Ku tak ingin ini terjadi di perjalanan hidup kita

Ku tak ingin dosa-dosa ini semakin hari semakin menenggelamkan kita

Mengahancurkan sendi-sendi keimanan yang telah kita bangun

Sementara hari kehari hanya kehinaan yang kita rasakan

Bidadariku…..

Engkaulah wanita mulia yang kukenal

Engkaulah wanita pertama yang mengisi kehidupanku seutuhnya

Engkaulah seharusnya Bidadari Syurga itu

Akantetapi…..

Sungguh syaitan telah melenakan kita

Dosa dan kemaksiatan telah menghancurkan mimpi-mimpi kita

Hidup kita lebih hina dari binatang sekalipun

Dan lebih kotor dari kotoran manusia

Bidadariku……

Selagi ada nafas di tenggorokan kita

Selagi masih ada detak jantung di tubuh

Ku ingin menebus segala dosa yang pernah kita lakukan

Walaupun harus melepaskanmu

Walau harus merelakanmu bersama orang lain

Selama engkau dalam kemuliaan

Aku kan relakan semua itu

Biarlah semua kenangan bersamamu

Menjadi penebus dosa-dosa yang pernah kita lakukan

Karena sakit rasanya tidak bisa hidup bersamamu

Karena sakit rasanya mengenang masa-masa indah bersamamu

Bidadariku….

Sakit mengenang masa-masa bersamamu

Lebih sakit daripada seribu satu sayatan pedang ditubuhku

Sakit tak bisa hidup bersamamu

Lebih sakit daripada tubuhku lumpuh sekalipun

Ketika surat ini kutulis

Ku tak mampu lagi menahan air mata ini

Seribu satu kenangan bersamamu

Seolah menjadi tikaman pisau yang bertubi-tubi

Menusuk tubuhku

Bidadariku….

Maafkanku yang telah membuatmu menangis

Ku tahu ini menyakitkan

Tapi kita harus mengakhiri semuanya

Kita harus mengakhiri kebohongan-kebohongan ini

Kita harus mengakhiri kemunafikan kita

Kita harus mengakhiri dosa-dosa yang telah kita perbuat

Selagi nafas masih berhembus

Sungguh benar firman Alloh Ta’ala

Sungguh benar sabda Rosululloh SAW

Yang mengingatkan manusia untuk menjauhi zina

Sungguh terlaknat Syaitan yang terkutuk

Bidadariku…

Semoga Alloh Ta’ala masih mau mengampuni kita

Semoga Alloh Ta’ala masih mau membimbing kita

Menuju jalannya yang lurus

Bidadariku….

Inilah tangis yang selama ini kurasakan

Inilah sakit yang ingin aku utarakan kepadamu

Ku yakin engkaupun mengalaminya

Surat ini kubuat

Sebagai akhir dari hubungan kita

Hubungan tak berstatus yang selama ini kita lakukan

Semoga hati kita mampu menerimanya

Bidadariku…

Selamat menempuh hidup baru

Semoga kemuliaan islam selalu bersamamu

Semoga Ridho Alloh selalu mengiringi perjalanan hidupmu

Jika ada lelaki sholeh yang melamarmu

Terimalah……..

Dan semoga bisa menggantikanku

Dan melupakan semua kenangan bersamaku

Bidadariku…………………………..

Maafkanku yang telah membuatmu menangis…………….

Tapi tangis ini adalah tangis kebahagiaan

Sebagai seorang muslim sejati…..

Yang rindu akan Ridho Ilahi.

Wassalamualykum….

Iklan

Responses

  1. salam kenal,

    blog yg keren…

  2. salam kenal juga
    iya emang,blog sekeren orangnya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: