Oleh: alislami | Desember 27, 2008

Letupan Hati

Mala mini kumencoba

Membuka pintu dan mata hati

Mencoba melihat diri

Bukan bayang-bayang yang selama ini menipu

Kuhirup dalam,,,udara malam

Masuk dan mengembang dalam dada

Mengalir dalam darah

Menjadi energy tubuhku

Rintik hujan menemani malam

Bintang dan rembulan tertutup awan

Ketika mata-mata mulai terpejam

Dan angin melayang-layang

Dicermin, kutatap sang diri

Kulihat wajah dan tubuhku

Sesosok jasad manusia

Sesosok baying-bayang kehidupan

Apakah mata ini yang buta

Atau hati inikah yang tak mampu melihat

Apakah akal ini yang bodoh

Atau akal ini diri ini yang telah kotor

Tertutupi kenikmatan dunia

Tertutupi kelezatan dunia

Tertutupi harta, jabatan dan wanita

Kehidupan ini

Begitu singkat di bandingkan usia alam raya ini

Tak seberapa dan tak terasa

Begitu cepatnya dia belalu

Manusia tetaplah manusia

Penuh akan kesombongan

Penuh akan hawa nafsu

Selalu terjatuh dalam jurang kenistaan

Hina ia pandang mulia

Harta ia tuhankan

Jabatan ia perjuangkan

Anak ia bangga-banggakan

Sementara kemuliaan ia hinakan

Akhirat seolah cerita pewayangan

Kemanan menjadi tertawaan

Agama menjadi barang mainan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: