Oleh: alislami | Agustus 25, 2008

Tak Berarti

Malam berganti siang

Seolah sepasang kekasih yang saling berkejaran

Lewati pagi dan petang

Tak pernah berhenti walau sesaat

Waktu terus berputar

Massa terus berjalan

Menembus pekatnya embun pagi

Menghujam awan hitam tebal

Ia seolah berlari

Hanya terlintas bayang-bayang senja di kejauhan

Terangnya sinar mentari telah pergi

Hangatnya cahaya rembulan tak mampu menyelimutiku

Sebuah perjalanan yang tak tau kapan akhirnya

Sebuah sandiwara yang tak tahu kapan endingnya

Semua mata-mata memandang

Berharap mendapatkan bayang-bayang

Terbungkus dalam balutan kain putih

Beraroma wanginya miyak kesturi

Dia telah pergi

Tak mungki kan kembali

Jangan engkau tangisi

Jangan engkau bersedih

Karena tak ada yang hilang darimu

Engkau tetap utuh

Sebagai manusia yang penuh tanda tanya

Sebagai manusia yang tak berarti

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: