Oleh: alislami | Juni 15, 2008

SUBUHKU

Untaian gema suara adzan berkumandang

Panggilan teruntuk bertemu Zat yang maha Agung

Basah air wudhu mengalir membasahi sebagian tubuhku

Diiringi langkah kaki lewati jalan penuh berbatuan

Fajar belum tinggi menjulang

Hanya serat-serat putih laksana benang memanjang

Udara dingin masih begitu terasa dalam balutan tubuhku

Akan tetapi kerinduan kepadamu begitu menggebu

Ya Alloh, ijinkan subuh ini ku datang kepadamu

Memuja-Mu dengan Takbir,Tahmid dan Tasbih

Sampai lidah ini terasa kelu dan linu

Karena hanya kepada-Mulah diri ini bersimpuh

Jalanan yang basah begitu licin di kaki ini

Rumput-rumput yang termandikan embun pagi

Tak ada suara kesombongan manusia

Semua terbuai dalam mimpi-mimpinya indahnya akan dunia

Angin-angin mengiringi perjalananku ke rumah-NYA

Sepoi-Sepoi menentramkan hati dan memantapkan langkah kaki

Lidah berdzikir memuji nama-Mu

Hanya Enkaulah yang ada dalam hatiku ini

Sesampainya di masjid….

Suasana masih begitu sepi

Hanya muadzin yang sedang menghadap-Mu dalam Sholat Sunahnya

Masjid masih lengang dan sunyi.

Ya Alloh……………………………………

Jika kau panggil diri ini,maka panggillah ketika diri ini dalam kebaikan ikhlas karena-Mu

Jika kau uji diri ini, maka kuatkan dan mantapkan hati ini bahwa diri ini mampu melewati semua ujian-ujianmu

Karena ku tahu, tidaklah seorang itu dikatakan beriman sebelum melewati ujianmu

Ya Alloh…………………………………….

Hati ini begitu rapuh dan lemah

Begitu banyak fitnah(cobaan) yang harus hamba lewati

Harta, Istri, Anak kelak, Saudara, tetangga dan umurku sendiri…

Ibarat anak panah yang bertubi-tubi menghujam tubuh

Sakit dan perih aku menahnya

Betul seperti yang dikatakan Imam Ahmad”Ad Dunnya Darul Ittilath”(dunia adalah tempatnya ujian)

Ya Alloh Ya Rohman Ya Rohiim…..

Sholat Sunnah kudirikan

Bersamaan datangya saudara-saudaraku yang lain

Karena merekalah hakekat saudara yang sebenarny

Yang selalu menguatkanku dikala ku lemah dalam imanku

Ya Alloh…….

Aku tahu bagaimana para sahabat kekasihmu sholat

Mereka khusu menghadapmu, hingga seekor burung hinggap di kepala-kepala mereka.

Akan tetapi diri ini sangatlah jauh dari mereka

Diri ini terlalu sibuk dengan dunia

Dunia yang hina bagimu (Ad Dunya = Al Hinna)*bhs arab

Sibuk dengan harta yang tak ternilai di matamu

Hari-hari yang sebagian besar hanya untuk dunia

Baca Firman-firmanmu pun enggan dan malas

Berdiri di setiap sholat pun terasa berat

Meginfakkan harta di jalanmu pun begitu susah

Ya Alloh………………

Apalagi menuntu ilmu agama ini….

Duduk duduk bersama mereka para Thulabul Ilmi?

Safar untuk mnjemput ilmumu…..

Tapi engkau masih sayang pada diri ini

Semalam kau kirimkan buah kecintaanmu pada hambamu ini

Seorang teman lama datang memberikan pengalamannya menuntut ilmu

dan memberikan nasehat-nasehat berharga akan dunia ini

Menutut ilmu butuh Thoulul jaman(waktu yang panjang) kata Imam As Syafii

Juga harta dan tekad yang kuat

Dan Semakin tinggi keimanan seseorang maka semakin besar ujian yang diterimany

Diri ini tersadar,…………….

Begitu banyak orang bangga dengan harta yang banyak

Kedudukan yang tinggi,Gelar dan Kehormatan

Seolah itulah kehidupan mereka

Subuh pun berlalu

Matahari naik menyinari bulatnya dunia

Empat rokaat sholat dhuha dimana ku berharap Alloh mengampuni segala dosa-dosa ku setahun yang lalu

Dan membuka kan pintu-pintu rizkiku yang banyak(Al Hadist)

Dari yang selalu berdoa untukmu:

Aris Priyatmono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: