Oleh: alislami | Juni 15, 2008

Manisnya buah keimanan

Bila benih keimanan mulai bersemi dalam hati

Lembut kalbu sambut panggilan ilahi

Kala iman tumbuh berkembang

Langkah sering tiada terhalang,meniti hidayah memohon rahmah

Ketika iman mulai mengakar

Semangat membakar,membela sunnah tegakkan hujjah

Kini…Tiba saatnya Allah Subhanahu wa ta’ala menguji

Siapa yang tegar bersama iman dengan sunnah tergenggam

Terperosok jurang kebinasaan bersama musuh yang merugi

Panas api fitnah dan dera musibah,luka yang meradang

Atau kerasnya badai ujian,sakitnya teraniaya serta ancaman

Marabahaya dan…Sepi karena keterasingan diri

Silih berganti menghampiri coba taklukkan hati nurani

Awas,ikat kesabaran dan…yang tak ingin kalah jangan berkata,

“…Lelah berarti sudah!”

Mereka yang malang

Jiwa melayang sedang balasan telah menghadang

Yang beruntung boleh tersenyum

Walau hati berurai air mata,

Teriring doa…Isak terbata, mengharap, segera berlalulah duka…

Saat kering kerongkongan karena dahaga

Dan sesak dahaga menahan segala

Buah yang ranum menghampiri.”Coba kau nikmati dan rasakan sepenuh hati”

Subhanalloh…Manisnya buah keimanan

Ternyata sanggup meyembuhkan luka…melegakan dahaga…

Menghapus air mata, bahkan…menjanjikan pahala

Tidaklah anda pun ingin mencicipi dan menikmatinya???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: