Panggung politik memang penuh dengan sandiwara para elit politiknya. Ketika simpatisannya sudah berharap banyak terhadap elit-elit politik pilihannya, akan tetapi para elit politiknya melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan harapan para simpatisannya, yang terjadi adalah protes, boikot bahkan anarkis. Seperti yang terjadi hari jum’at 15 mei 2009 di MetroTV kemaren, mahasiswa yang tergabung dalam organisasi pergerakan KAMMI melakukan tindakan protes terhadap keputusan SBY yang memilih Budiono sebagai calon wakil presidennya. Aksi protes dilakukan mahasiswa di Bandung tempat dilakukannya deklarasi SBY-Budiono dengan menghadang kedatangan SBY-Budiono. Aksi serupa juga dilakukan mahasiswa di Cirebon dan Surabaya. Aksi dikota lain dilakukan dengan menginjak foto Budiono yang notabene masih saudara kita, apalagi sesame muslim. Lantas yang menjadi pertanyaan adalah kenapa tindakan-tindakan seperti itu dilakukan oleh seorang muslim, oleh sebuah pergerakan yang mengatasnamakan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)? Sebagai sesame muslim, layakkah perbuatan seperti itu dilakukan oleh mereka? Layakkah mereka menginjak-injak bahkan membakar foto saudaranya sendiri? Apakah perilaku mereka mencermikan jatidiri seorang muslim sejati? Atau malah menjadi citra buruk sebagai seorang muslim? Tak ada dalil pun yang bisa membenarkan perbuatab mereka, mereka tak jauh dari ajaran khowarij walaupun secara individu kita tidak boleh menuduh mereka seorang khowarij. Akan tetapi perbuatan-perbuatan yang kerap mereka lakukan mencerminkan jatidiri seorang khowarij yaitu dengan melakukan pembrontakan terhadap penguasanya. Cukuplah menjadi dalik kisah terbunuhnya kholifah Utsman bin Affan oleh para pembrontak yang tidak setuju dengan kepemimpinan kholifah Utsman. Apakah yang membunuh kholifah Utsman tersebut seorang muslim? Jawabnya “YA”, mereka sholat, mereka membaca Al Qur’an, mereka puasa, zakat bahkan dahi-dahi mereka terlihat hitam, yang menunjukkan bahwa mereka ahli ibadah. Terus kenapa mereka membunuh kholifah Utsman? Jawabnya adalah pemahaman keliru terhadap Al Quran dan As Sunnah. Untuk lebih jelasnya silakan merujuk pada kitab-kitab para ulama. Lantas, bagaimana dengan generasi muslim kita yang berada pada barisan KAMMI tersebut? Apakah seperti itu islam yang dibawa oleh Rosululloh SAW? Sibuk dengan urusan kekuasan? Cukuplah menjadi bukti ketika hati kita merasakan sakit karena pemimpin yang kita harapkan menjadi pemimpin kita akantetapi tidak jadi memimpin. Fanatisme dengan kelompok atau partai kita dan begitu bencinya dengan partai lain walaupun orang-orang yang ada disana juga seorang muslim. Apakah benci dan suka kita standarnya seperti ini? Ketika semangat tidak didasari ilmu agama yang kuat serta pemahaman yang benar maka yang timbul adalah kemudhorotan baik di dunia maupun di akherat. Menurut ku ada tiga kepanjangan untuk KAMMI yang cocok yaitu : KAMMI ( Kesatuan Aksi Mahasiswa Mejeng Indonesia) KAMMI ( Kesatuan Aksi Manusia-Manusia Ideot) KAMMI (Kesatuan Aksi Men Mlebu TV)
Hari Hariku
Kategori
- Al Islam (15)
- Cinta&Kasih (14)
- Hikmah Dalam Hidup (3)
- Perjalanan Hidup (10)
- Sorotan (6)
- Tentang Manusia (5)
Arsip
Cahaya Hidup
-
Tulisan Teratas
-
Mahakarya
- Kenikmatan Yang Sesungguhnya
- KAMMI Cermin Khowarij Indonesia
- Maafkanku Yang Telah Membuatmu Menangis
- Penjual Gorengan
- Indahnya Pagi
- Letupan Hati
- Sholat Diatas Satu Kaki
- Sebuah Makna Cinta
- Ijinkan Aku Mencintaimu
- Surat Maafku
- Jangan Engkau Terlena
- Liang Kubur Menanti Kita
- Tak Berarti
- Teruntuk ibuku………..
- Surat Untuk Isteriku2
Kategori Awan
-
Nasehat
Fahmi Irhamsyah di Demo ummu syakur di Kenikmatan Yang Sesungguh… dira di KAMMI Cermin Khowarij Ind… dira di Kenikmatan Yang Sesungguh… alislami di KAMMI Cermin Khowarij Ind… dira di Akhwat Cantik rsp di Akhwat Cantik abi priyo di Akhwat Cantik alislami di Akhwat Cantik dira di KAMMI Cermin Khowarij Ind… Akhwatfillah di Akhwat Cantik asdar di Bidadariku SERAYA LeWat di My Profile alislami di Surat Untuk Isteriku2 alislami di Bidadariku -
Spam Blocked
-
Blog Stats
- 4,387 hits
-
Klik tertinggi
- Tidak ada
Wah, tulisan Aris udah merambah ke ranah politik nih. Sip lah, telah lahir politisi baru dari ex. Tanjung 21 hehe…
Bagus, bagus… tapi KAMMI menurut sy adalah Kesatuan Akhwat Modern Modis Islami, hehe…
Halo boz…iya nih lama vakum, sibuk dengan kerjaan..
Doain bisa eksis lagi nih..
Btw, blog stat-nya bentar lagi kesusul sama saya nih ris…