Mala mini kumencoba
Membuka pintu dan mata hati
Mencoba melihat diri
Bukan bayang-bayang yang selama ini menipu
Kuhirup dalam,,,udara malam
Masuk dan mengembang dalam dada
Mengalir dalam darah
Menjadi energy tubuhku
Rintik hujan menemani malam
Bintang dan rembulan tertutup awan
Ketika mata-mata mulai terpejam
Dan angin melayang-layang
Dicermin, kutatap sang diri
Kulihat wajah dan tubuhku
Sesosok jasad manusia
Sesosok baying-bayang kehidupan
Apakah mata ini yang buta
Atau hati inikah yang tak mampu melihat
Apakah akal ini yang bodoh
Atau akal ini diri ini yang telah kotor
Tertutupi kenikmatan dunia
Tertutupi kelezatan dunia
Tertutupi harta, jabatan dan wanita
Kehidupan ini
Begitu singkat di bandingkan usia alam raya ini
Tak seberapa dan tak terasa
Begitu cepatnya dia belalu
Manusia tetaplah manusia
Penuh akan kesombongan
Penuh akan hawa nafsu
Selalu terjatuh dalam jurang kenistaan
Hina ia pandang mulia
Harta ia tuhankan
Jabatan ia perjuangkan
Anak ia bangga-banggakan
Sementara kemuliaan ia hinakan
Akhirat seolah cerita pewayangan
Kemanan menjadi tertawaan
Agama menjadi barang mainan