Duhai malam yang sendu
Malam yang berhiaskan bintang-bintang
Malam yang bermandikan hangat cahaya rembulan
Sampaikan surat untuk kekasihku ini
Surat ini kutulis dengan sepenuh hati dan cinta
Di sepertiga malam yang sepi
Di saat manusia lalai dalam tidurnya
Di saat manusia terbuai akan mimpinya
Kekasihku…………………
Bangunlah duhai bidadariku
Malam sudah masuk di sepertiga terakhirnya
Waktu mulia yang penuh dengan janji NYA
Saat mahluk-mahluk tertidur dalam tidurnya
Saat udara begitu dinginya bertiup
Saat air terasa membekukan urat-urat tubuh
Basuhlah muka dan tubuhmu dengan air wudhu
Kekasihku tercinta
Ruku dan sujud lah kepada NYA
Doa dan dzikir lah memuji nama-nama NYA yang mulia
Dan lantunkanlah untaian ayat-ayat yang mulia
Kekasihku……………..
Ingatlah akan hari yang dahsyat
Haru yang setiap orang sibuk dengan urusanya
Hari ketika matahari didekatkan diatas kepala-kepala kita
Engkau di dunia di takdirkan sebagai kekasiku
Dimana ku jaga dan kulindungi selalu
Akan tetapi nanti di padang masyhar
Terputus sudah urusan kita
Kita bertanggung jawab dengan amanah yang kita pegang
Kekasihku………….
Dimalam yang mubarokah ini
Diwaktu-waktu yang mustajab ini
Kuberdoa agar kelak kita dipersatukan kembali di Syurga
Kekasihku……….
Berhari-hari telah kita lewati bersama
Dengan canda tawa tangis dan sedih
Kadang marah dan jengkel
Akan tetapi suamimu hanyalah manusia
Yang penuh khilaf dan dosa
Bismillah
Jazakallohu khoir , untuk nasehatnya yang indah ini.
Semoga Alloh sll menjaga kita dalam ketaqwaan-Nya.
Bismillah
Perkenankan aku mencintaiMu semampuku
Tuhanku,Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu.
Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi.Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.
Tapi Rabbi…Berbilang hari demi hari dan kemudian tahun berlalu, tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu, aku makin merasakan gelisahku memadai dalam cita yang mengawang, sedang kakiku mengambang. Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.
Allahu Rahiim, Illahi Rabbii,
perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku….Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan segala kelemahanku.
Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita.Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.
Rabbii,
aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul-Mu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu.
Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui 100-500 perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan-makanan yang terkirim ke handai taulan.
Illahi,
aku tak sanggup mencintai-Mu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabi-Mu, hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta-Mu, dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.
Rabbii,
aku tak dapat beribadah ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintai-Mu, melalui satu – dua rakaat sholat lailku, atau sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.
Yaa Rahiim,
aku tak sanggup mencintai-Mu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagi-Mu. Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwah-Mu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.
Allahu Kariim,
aku tak sanggup mencintai-Mu di atas segalanya, ijinkan aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk lebih mengenal-Mu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.
Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku, Yaa Allah. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.
Yang sangat butuh pada ampunan-Nya
Ummu Syakur
Subhanallah, barokalloh, semoga keberkahan selalu ada di keluarga antum, abu syakur wa ummu syakur, tinggal syakurnya nih…
He…iya syakurya masih dalam kandungan